Monday, 24 October 2016 11:54

SMK Al Muslim Helat Festival QCC

Written by
Rate this item
(0 votes)

SMK Al Muslim kembali menguji kemampuan siswa dalam ilmu pengetahuan melalui Festival Quality Control Cicle (QCC) Kaizen Goes To School, kemampuan siswa diuji.
Program yang bergulir enam bulan sekali itu merupakan ajang unjuk kemampuan setiap circle dalam melakukan inovasi-inovasi serta cara berpikir siswa-siswi SMK Al Muslim terhadap permasalahan kecil maupun besar yang kerap terjadi di dalam kelas maupun lingkup sekolah.

Dalam acara yang bernama Festival QCC #5 tersebut, beberapa siswa terlihat secara lugas namun tegas dalam menyampaikan presentasi dan juga memberikan argument di hadapan siswa, manajemen sekolah, para undangan, dewan juri dan pihak dari PT Toyota Astra Motor (TAM).


Dicontohkan oleh salah satu circle, di dalam kelas kerap terjadi kotornya papan pengumuman tugas dan PR akibat buruknya dalam cara menghapus spidol dan kerap hilang ataupun rusaknya alat hapus tersebut, sehingga diciptakan sebuah alat penghapus yang bisa menghapus papan tulis dalam waktu singkat, tidak repot, juga lebih bersih, dan hemat dalam membeli penghapus.


Kepala Sekolah SMK Al Muslim, Misdaliah mengatakan tahun 2017 nanti, akan ada sekitar 20 sekolah SMK baik negeri maupun swasta yang ikut bergabung dalam program Kaizen Goes To School di Kabupaten Bekasi. Pasalnya, Kaizen yang memiliki arti perubahan terus menerus itu memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap peserta didik.
“Karena program KGTS ini sendiri cukup berdampak pada pembentukan karakter, agar anak selalu menemukan jawaban dari setiap masalah, tidak hanya dari kelas, tetapi juga untuk masalah di diri mereka sendiri,” ujarnya.


Dijabarkan Misdaliah, dengan ber-kaizen akan membuat siswa memahami bagaimana cara memecahkan setiap masalahsecara efektif dan efisien. Karena, dalam Kaizen siswa diajarkan untuk memecahkan masalah dengan PDCA. Disamping itu dengan ber-kaizen siswa juga diajarkan tentang kedisiplinan, kesabaran, ketelitian dan ketekunan dalam menghadapinya. “Ada 3 komponen yang harus dipahami, yaitu pemahaman adanya masalah, kemampuan menyelesaikan masalah,kemauan menyelesaikan masalah, nah itu diajarkan di Kaizen.” Pungkasnya. (IT).


Sumber : Radar Bekasi – Senin, 24 Oktober 2016
Kaizen Goes to School : Partisipasi Aktif Toyota-Astra Motor dalam Upaya Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia di Dunia Pendidikan

Read 115 times
More in this category: QCC Kaizen with TAM-SPLD »

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.