Sains

Sains

Sains, Pembelajaran sains lebih banyak difokuskan pada konsep belajar melalui praktek. Hal itu bertujuan agar siswa lebih mudah memahami konsep yang diberikan guru. Buku siswa yang digunakan pada pembelajaran sains dibuat oleh guru yang merujuk dari buku sains Mc. Graw-Hill. Setiap materi sains yang disampaikan siswa berbasis kontekstual atau pembelajaran dari pengalaman kehidupan sehari-hari siswa.

19 August 2017
  1. Latihan & Permainan

Latihan & Permainan

  1. Topik 1 - Hemat Air

  1. Topik 2 - Hemat Air

  1. Topik 3 - Hemat Air

 

 

 

15 August 2017

Yuuk Belajar Mengukur... Mengukur... siapapun pasti pernah melakukannya. Tidak sulit dan sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Pekan-pekan pertama belajar IPA di SMP Al muslim bagi siswa kelas 7 merupakan pengalaman belajar yang banyak melibatkan aktivitas siswa.

02 June 2016

I. Latar Belakang

Media sebagai alat bantu mengajar sering terabaikan dengan berbagai alasan misalnya terbatasnya waktu untuk membuat persiapan mengajar, sulit mencari media yang tepat, biaya yang tidak tersedia dan berbagai alasan lain. Hal tersebut sebenarnya tidak perlu muncul karena ada banyak jenis media yang dapat digunakan disesuaikan dengan kondisi dan materi yang akan disampaikan diupayakan dengan prinsip 3M (mudah, murah dan menyenangkan)

Pada proses pembelajaran mengenal warna perlu diperkenalkan anak sejak dini sesuai dengan tahap-tahap perkembangan. Pembelajaran mengenal warna yang perlu diperkenalkan dan dilatih pada anak sejak dini adalah : mengamati, mengelompokkan, menafsirkan atau meramalkan, mengkomunikasikan. Serta menggunakan alat untuk melatih kegiatannya menggunakan alat dengan teliti dan cermat. Namun jika dalam proses belajar masih menggunakan metode ceramah maka anak kurang diberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman nyata. Padahal haketkatnya pembelajaran mengenal warna adalah memberikan pengalaman yang menantang sehingga memfasilitasi rasa ingin tahu anak dengan pembelajaran yang variatif dan menyenangkan dalam bentuk metode eksperimen. Dalam hal ini mengguanakan kertas krep sebagai bahan buatan untuk membuat cat warna dan membuat warna baru dengan pencampuran warna dasar

 

II. Metode Eksperimen

 

Metode eksperimen atau percobaan adalah pemberian kesempatan kepada siswa baik secara perorangan atau kelompok untuk melakukan suatu proses atau percobaan dengan cara mengamati proses dan hasil dari percobaan tersebut. Kegiatan ini cukup efektif karena dapat membantu anak mencari/menemukan jawaban berdasarkan fakta yang benar. Contoh : eksperimen pencampuran warna.

Siswa usia SD memiliki sifat ingin tahu yang sangat tinggi, sifat ingin tahu ini yang menantang untuk anak melakukan berbagai percobaan meskipun percobaan sederhana. Tujuan penggunaan metode eksperimen adalah menjelaskan tentang proses terjadinya sesuatu dan memberikan pengalaman kepada siswa tentang proses terjadinya sesuatu serta membuktikan tentang kebenaran sesuatu/suatu teori.

Eksperimen merupakan metode pembelajaran yang mengarahkan pada proses kemandirian dan kreativitas siswa serta menyalurkan rasa ingin tahu siswa dengan melakukan percobaan langsung sebagai bentuk pembelajaran secara nyata.

 

III. Media Pembelajaran Kertas Krep

 

Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan bahan pembelajaran sehingga dapatmerangsang perhatianminat pikiran dan perasaan siswa dalam kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu.

Media belajar adalah alat atau materi lain yang menyajikan bentuk informasi secara lengkap dan dapat menunjang proses belajar mengajar.

Pada pembelajaran mengetahui cara pembuatan warna dari bahan buatan salah satunya menggunakan media kertas krep dengan metode eksperimen. Kertas krep adalah kertas yang permukaannya berkerut-kerut dan mudah warnanya mudah larut dalam air. Sehingga warna air sesuai dengan warna kertas krep yang dicelupkan ke air. Alasan menggunakan kertas krep untuk mengekslorasi pencampuran warna dasar adalah bahan mudah didapatkan harganya murahdan menyenangkan untuk siswa. Dan yang utama adalah sesuai dengan tujuan pembelajaran siswa pada mata pelajaran SBK kelas 2 SD semester 2 (terlampir RPP)

 

IV. Tujuan Penggunaan Media Kertas krep

  • Untuk mengoptimalkan proses belajar siswa

Bahan pembelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga mudah dipahami oleh siswa dan memungkinkan siswa menguasai kompetensi yang diharapkan dengan lebih baik.

  • Sebagai alat menyampaikan pesan dan informasi  guru kepada siswa.

Metode pembelajaran akan lebih bervariasi tidak semata-mata komunikasi verbal melalui melalui penuturan kata-kata oleh guru (metode ceramah), sehingga siswa tidak bosan dansiswa lebih banyak melakukan kegiatanseperti mengamati, melakukan , mendemonstrasikan dll.

  • Siswa lebih termotivasi.

Untuk menyalurkan bahan pembelajaran sehingga dapat merangsang perhatian,minat, pikiran dan perasaan siswa dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu.Pembelajaran akan lebih menarik perhatia siswa sehingga dapat menumbuhkanmotivasi belajar.

 

EKSPERIMEN WARNA

Alat/ Bahan  :

  1. Air
  2. Kertas krep 3 warna (biru, merah, kuning)
  3. Gelas plastik 6 buah
  4. Sendok

 

Kegiatan pembelajaran :

  1. Masukkan air kedalam gelas (3 buah) lalu masukkan kertas krep dan diremas-remas sampai menghasilkan warna yang diinginkan (merah, biru dan kuning).
  2. Ambil gelas ke 4 setelah itu,  tuang air warna kuning dan campur dengan warna merah maka air itu akan berwarna orange.
  3. Kemudian yang berikutnya, ambil gelas ke 5  tuang air warna kuning dan campur dengan warna biru maka air itu akan berwarna hijau.
  4. Dan yang terakhir, ambil Gelas ke 6 tuang air warna biru dan campur dengan warna merah maka air itu akan berwarna ungu.
  5. Setelah itu siswa membuat kesimpulan dari eksperimen  yang telah dilakukan dengan bahasa sendiri yang baik dan mudah dipahami.

 

Tujuan Pembelajaran siswa:

  1. Berdasarkan penjelasan guru tentang pewarna buatan, siswa mampu mendemonstrasikan cara pembuatan cat warna dari bahan buatan yang aman
  2. Berdasarkan pengetahuan tentang pembuatan cat warna dari bahan buatan yang aman, siswa mampu berkreasi dengan cat warna
  3. Berdasarkan pengamatan cat pewarna buatan, siswa mampu menghasilkan warna baru

                                                                 

Manfaat Eksperimen :

Pembelajaran pencampuran warna menggunakan media kertas krep dan air membantu guru untuk memberI alternatif pilihan dalam pembelajaran mengenal warna yang menarik dan memiliki daya manfaat bagi anak didiknya secara nyata dengan pengalaman langsung selain menyenangkan mudah dipahami dan diingat oleh siswa.

Eksperimen Warna
11 February 2016

Oleh : Elsa Permadian, S.Si.

Pendidikan yang merupakan salah saru pusat kebudayaan dan peradaban tidak lepas dari dinamika dan perkembangan. Oleh karena itu, dunia pendidikan juga perlu bersikap lentur dan adaptif terhadap berbagai perubahan. Untuk itulah guru dituntut juga mampu mengembangkan diri, tidak hanya dari aspek fisik semata, seperti peningkatan jenjang pendidikan dan banyaknya sertifikat, tapi  j uga  merambah ranah nonfisik, meliputi cara pandang, paradigma berpikir, sikap, kebiasaan dan prilaku mengajar. Pengembangan diri dalam prilaku mengajar tampaknya masih kurnag berkembang dalam diri guru kita saat ini.

Bertolak dari kenyataan ini lah gugus sains berusaha melakukan pengembangan diri guru baik ranah fisik ataupun nonfisik. Kali ini gugus sains meelakukan suatu kegiatan dalam pengembangan prilaku mengajar dengan membuat sendiri media pembelajaran.

Pada bulan januari dan februari 2016 kegaiatn gugus sains terfokus ada pembuatan LKS yag diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran. Sebenarnya bisa saja jika ingin menggunakan LKS siap jadi yang telah ada di jual penerbit, namun dengan membuat sendiri dirasa lebih sesuai dengana kebutuhan dan kondisional peserta didik, sehingga dalam penggunaannya lebih optimal.

Dalam kegiatan ini gugus sains sudah memulai langkah pertama yakni pemetaan kebutuhan LKS. Guru-guru bersama-sama diskusi tentang bab mana yang akan dibuat LKSnya. Berikut gambar-gambar kegiatannya.